Kepala P3E Suma: Rawat dan Lestarikan Lingkungan Hidup Kita

| Diterbitkan Pada:
Keterangan Foto:
Bagikan:

Makassar, LiraNews — Pertumbuhan jumlah penduduk yang tinggi di satu sisi, dan sumber daya alam yang tidak bertambah disisi yang lain, mewajibkan kita melakukan pengelolaan sumberdaya alam dan lingkungan hidup yang berkelanjutan dengan memperhatikan kaidah-kaidah konservasi dan pengelolaan lingkungan hidup yang berkelanjutan.

Oleh karena itu berbagai langkah pengembangan kebijakan dan program kedepan harus betul-betul telah memperhitungkan aspek-aspek lingkungan hidup. Tata kelola lingkungan hidup dan kehutanan tersebut meliputi aturan, regulasi, penerapan dan institusinya yang membentuk interaksi antara manusia dan lingkungan hidup.

Hal tersebut disampaikan Kepala P3E Sulawesi dan Maluku, Dr. Ir. Darhamsyah, M.Si saat menjadi Narasumber dihadapan 40 (empat puluh) orang Peserta Pelatihan Kepemimpinan Tingkat IV Angkatan XIII di Pusat Pelatihan Pengembangan dan Kajian Manajemen Pemerintahan, Lembaga Administrasi Negara di Makassar.

“Latpim IV ini sangat strategis karena berada di frontline merupakan garda terdepan dari layanan masyarakat dan lingkungan sekitarnya serta stakeholder lainnya. Alangkah lebih baik jika proyek perubahan yang akan disusun terkait dengan isu-isu pembangunan berkelanjutan sesuai dengan tugas fungsinya masing-masing,” ujar Darhamsyah pada Senin (02/09/2019).

Lebih lanjut dikatakan bahwa isu-isu strategis lingkungan hidup terkini diantaranya adalah penurunan kualitas lingkungan hidup, kerusakan tutupan hutan, hilangnya keanekaragaman hayati, kelangkaan air dan energi, kenaikan suhu global dan cuaca ekstrim.

“Manusia yang berkualitas bukan hanya dilihat dari segi pendidikan dan prilakunya sehari-hari namun dapat terlihat dari cara bagaimana seseorang memperlakukan wilayah atau tempat dimana dia tinggal. Contoh kecilnya mematikan AC atau lampu jika tidak digunakan,“ ungkap Darhamsyah.

“Tempat tinggal yang tertata rapih dan bersih akan senantiasa terlihat nyaman dan kondusif (aman) jika diimbangi dengan kondisi lingkungan sekitarnya yang bersih dan tertata rapih pula,” sambung  Darhamsyah.

Mustari Tepu peserta dari P3E Sulawesi dan Maluku mengatakan bahwa lingkungan hidup yang kurang baik akan mengakibatkan hal-hal yang tidak baik juga. Perlu kita memberikan pemahaman yang benar termasuk tentang beberapa penyakit yang ditimbulkan dari lingkungan hidup yang kurang sehat dan bersih.

“Membudidayakan gerakan kebersihan yang teratur sejak dini dapat dijadikan sebagai langkah utama untuk membiasakan diri peduli terhadap kelestarian lingkungan hidup,” katanya.

Reporter: Adi Suma

Tue Sep 3 , 2019
Malang, LiraNews — Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Malang merilis angka inflasi di Agustus 2019 sebesar 0,19 persen. Angka ini lebih tinggi dari Inflasi Provinsi Jawa Timur dan nasional yang berkisar di angka 0,12 persen. Inflasi Kota Malang juga tertinggi ketiga se-Jawa Timur setelah Jember 0,33 persen dan Probolinggo 0,27 […]