Saremben Lapor Dugaan Pidana atas Kasus Eksekusi Mobil

| Diterbitkan Pada:
Keterangan Foto:
Bagikan:

Luwu Timur, LiraNews— Akibat ditariknya mobil seorang warga bernama Saremben jenis pick up oleh PT Adira Dinamika Multifinance, yang dimana ada beberapa barang atau benda miliknya ikut dibawa pergi membuatnya melaporkan dugaan penggelapan dan pencurian ke Polres Luwu Timur.

Laporan disampaikan pada bulan Juli lalu dan kini telah diserahkan ke Polsek Malili untuk dilakukan penyelidikan.

“Iya, kami sudah lapor di Polres Lutim tapi diatensi ke Polsek Mangkutana dan sekarang baru mulai didalami di Polsek Malili,” kata Saremben.

Lebih lanjut Saremben berharap agar perkara hilangnya barang seperti keranjang besi, tape mobil, flash disk, loudspeaker, serta dokumen berharga lainnya, bisa segera dituntaskan.

“Saya harap bisa diselesaikan, jangan dilihat kecil nilainya tapi kelakuannya. Kalau nilainya bisa saya beli berapakali,” tegasnya.

Perkara tersebut diserahkan ke Polsek Malili sebab melihat waktu dan tempat kejadian yang dikenal dengan istilah locus dan tempus delicti. Demikian isi surat pemberitahun perkembangan hasil penyelidikan atau SP2HP.

“Hasil interogasi saudara, saksi dan pihak PT Adira Dinamika Multifinance Cabang Palopo (yang saudara adukan) bahwa locus delicty (tempat kejadian) pada waktu saudara menyerahkan kendaraan terjadi di wilayah hukum Polsek Malili, sehingga surat aduan saudara kami limpahkan ke Polsek Malili untuk proses Penanganan selanjutnya,” demikian tertulis isi SP2HP. LN-SH

Fri Sep 6 , 2019
Jayapura, LiraNews — Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. mengikuti deklarasi penandatanganan Papua damai di Kota Jayapura, Kamis (6/9/2019). Acara penandatanganan tersebut didampingi Kapolri Jenderal Polisi H.M. Tito Karnavian, P.hD., Gubernur Papua Lukas Enembe dan 34 komponen masyarakat bersama Ketua Majelis Rakyat Papua (MRP) serta Ketua DPR Papua. Dalam […]